Cileles (Kemenag Lebak) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Badrusalam, menghadiri kegiatan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Diseminasi Deep Learning Berbasis IT dan Sosialisasi Aplikasi Siaga Pendis bagi Guru PAI, Kamis (17/9/2026), di Gedung Serba Guna Desa Cikareo, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak.
Kegiatan tersebut menjadi wadah penguatan kompetensi Guru PAI dalam menghadapi perkembangan pendidikan, khususnya pemanfaatan teknologi informasi dan penerapan pembelajaran yang bermakna. Turut hadir Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lebak Ajrum Firdaus, Plt. Kasi PAIS Neng Eulis, Kasi Pendidikan Madrasah Slamet, Kepala Dinas Pendidikan
dan Kebudayaan Kabupaten Lebak Doddy Irawan, Wakil Ketua PGRI Asep Zaenal Arifin, Pengawas PAI Nidaul Hasanah, Ketua KKG PAI SD Nurfalah Al-Fajri, serta para pengawas dan Guru PAI dari sejumlah kecamatan.
Ketua KKG PAI SD Kabupaten Lebak, Nurfalah Al-Fajri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan program KKG PAI yang mendapat dukungan dari Guru PAI se-Kabupaten Lebak. Ia berharap terjalin sinergi antara Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten Lebak dalam pengembangan kompetensi dan keberlangsungan karier Guru PAI, termasuk bagi guru yang belum mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Wakil Ketua PGRI Kabupaten Lebak, Asep Zaenal Arifin, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi guru dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan kompetensi serta kesejahteraan guru. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, menyebut kegiatan tersebut sebagai momentum bersama untuk membahas berbagai persoalan dan tantangan pendidikan, termasuk pendidikan agama Islam.
Kepala Kemenag Lebak, Badrusalam, menekankan bahwa Guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, akhlak, keimanan, ketakwaan, dan moderasi beragama peserta didik. Ia mengajak Guru PAI menjadikan KKG sebagai
komunitas belajar profesional untuk berbagi pengalaman, memecahkan persoalan pembelajaran, serta melahirkan inovasi pendidikan. Ia juga berharap kompetensi guru terus meningkat dan kualitas pendidikan agama Islam di Kabupaten Lebak semakin baik.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi “Transformasi GPAI Menuju Pembelajaran Bermakna” oleh Pengawas PAI Kemenag Lebak Nidaul Hasanah, Sosialisasi Aplikasi Siaga Pendis oleh Empid HR dan Angga Adiyana, serta Diseminasi “Deep Learning Berbasis IT bagi Guru PAI SD” oleh Titin Sumartini dan Uun Muflihah. Melalui kegiatan ini, Guru PAI diharapkan semakin mampu memanfaatkan teknologi, memahami aplikasi Siaga Pendis, dan menghadirkan pembelajaran yang bermakna serta relevan dengan kebutuhan peserta didik di era modern. Humas

