Sunday, November 1, 2026
HomePendidikan Agama IslamMGMP PAI KKM MTsN 4 Lebak Rutin Berdiskusi, Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis...

MGMP PAI KKM MTsN 4 Lebak Rutin Berdiskusi, Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Cimarga (Humas Kemenag Lebak) — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) di lingkungan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MTsN 4 Lebak melaksanakan kegiatan diskusi rutin bulanan pada Jumat (23/10/2026). Dalam pertemuan kali ini, pembahasan masih berfokus pada implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam proses pembelajaran di madrasah.

Kegiatan MGMP ini menjadi wadah bagi para guru PAI untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta memperdalam pemahaman mengenai penerapan KBC dalam kegiatan pembelajaran. Melalui diskusi rutin tersebut, para guru diharapkan dapat meningkatkan kompetensi profesional sekaligus mengembangkan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam pendidikan.

Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta menjadi tantangan tersendiri bagi para guru madrasah. Penerapannya tidak hanya terbatas pada kegiatan intrakurikuler, tetapi juga mencakup kokurikuler, ekstrakurikuler, serta pembentukan budaya dan iklim madrasah yang positif.

KBC juga berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi guru dalam merencanakan serta melaksanakan pembelajaran. Oleh karena itu, guru perlu memahami langkah-langkah penerapannya secara sistematis, mulai dari memetakan capaian pembelajaran, mengidentifikasi materi dan topik cinta dalam KBC, merumuskan tujuan pembelajaran, hingga menentukan materi yang dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menyusun perencanaan pembelajaran berbasis cinta agar nilai-nilai yang dikembangkan dapat terintegrasi secara nyata dalam kegiatan belajar mengajar.

Agus Suhendar, salah satu guru PAI di MTsN 4 Lebak, menyampaikan bahwa kegiatan diskusi seperti MGMP sangat dibutuhkan oleh para guru untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan kurikulum.

“Para guru membutuhkan kegiatan diskusi semacam ini untuk meningkatkan kompetensi dan memperbarui informasi terkait perkembangan kurikulum,”ujar Agus.

Sementara itu, Pengawas Madrasah Kecamatan Cimarga, Iyan Hayani, berharap partisipasi para guru dalam kegiatan MGMP dapat terus meningkat. Menurutnya, MGMP memiliki peran penting sebagai ruang komunikasi dan diskusi akademik bagi para guru dalam menghadapi berbagai tantangan pembelajaran di madrasah.

MTsN 4 Lebak

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan MGMP sebagai sarana untuk menyampaikan berbagai persoalan akademik, berbagi solusi, serta membangun kolaborasi antarguru yang selama ini masih perlu mendapatkan perhatian lebih.

Melalui kegiatan MGMP yang dilaksanakan secara rutin, para guru PAI di lingkungan KKM MTsN 4 Lebak diharapkan semakin siap menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta secara efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi, tetapi juga menanamkan nilai kasih sayang, kepedulian, penghargaan, dan akhlak mulia dalam kehidupan peserta didik.


Humas : Beni

RELATED ARTICLES

Most Popular