Lebak (Humas) — Penyuluh Agama Kristen melaksanakan penyuluhan keagamaan bagi 22 siswa Kristen di SMP Negeri 1 Maja, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Remaja Kristen yang Bertanggung Jawab bagi Pribadi, Keluarga, Bangsa, dan Negara” berdasarkan 1 Timotius 4:12 sebagai landasan pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai iman bagi generasi muda.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara tatap muka dengan melibatkan empat penyuluh, yakni Soleman Selan, Joner Banjanahor, Yance Aniyanti Susana Bulla, dan Dwi Fery Listiyana. Melalui penyuluhan ini, para siswa dibimbing untuk memahami pentingnya menerapkan nilai-nilai iman dalam membangun karakter serta menjalankan tanggung jawab di berbagai kehidupan lingkungan.
Dalam penyampaian materi, para penyuluh menekankan pentingnya tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, bangsa, dan negara. Para siswa diajak membiasakan perilaku disiplin, menjunjung kejujuran, menghormati orang tua dan guru, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Pesan tersebut selaras dengan 1 Timotius 4:12 yang mengajarkan pentingnya menjadi teladan dalam kata, perilaku laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan bagi remaja untuk membangun sikap dan perilaku positif, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Selain penguatan nilai-nilai iman, para siswa juga diarahkan untuk mengembangkan sikap toleransi, menghargai perbedaan, menaati aturan, serta berpartisipasi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan demikian, pembinaan keagamaan tidak hanya memperkuat pemahaman spiritual, tetapi juga mendorong penerapan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti penyampaian materi dengan antusias. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelatihan generasi muda agar mampu memahami tanggung jawabnya serta mengembangkan karakter yang berintegritas dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Melalui penyuluhan ini, para penyuluh berharap nilai-nilai iman yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, remaja diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, menghargai sesama, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.




