Wednesday, September 16, 2026
Home Blog

Kemenag Lebak Gelar Gerakan Rabu Senam Sehat, Tingkatkan Kebugaran dan Semangat Pegawai

0

Rangkasbitung (Kemenag Lebak) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak kembali melaksanakan Gerakan Rabu Senam Sehat pada Rabu (16/9/2026), bertempat di Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak.

Halaman Kantor Kemenag Lebak

Kegiatan yang digagas dan dilaksanakan oleh Baporseni Kantor Kemenag Lebak tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Rabu pagi. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran jasmani, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di lingkungan Kantor Kemenag Lebak.

Gerakan Rabu Senam Sehat turut dihadiri oleh Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lebak, Ajrum Firdaus, para Kepala Seksi, Pengawas Madrasah dan PAI, perwakilan IGRA, serta para pegawai Kantor Kemenag Lebak dan madrasah negeri terdekat.

Senam dipandu langsung oleh Instruktur Senam Deni Rochdi. Dengan penuh semangat dan antusias, para peserta mengikuti setiap gerakan yang diberikan instruktur. Suasana semakin semarak dengan kekompakan para pegawai yang mengikuti rangkaian senam hingga selesai.

Ketua Baporseni Kemenag Lebak, Nuryahya, menyampaikan bahwa Gerakan Rabu Senam Sehat diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif bagi seluruh pegawai.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pegawai dapat menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan semangat dalam bekerja, serta membangun kebersamaan dan kekompakan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lebak,”ujarnya.

Menurutnya, kondisi tubuh yang sehat dan bugar menjadi salah satu penunjang dalam melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Lebak, Ajrum Firdaus, mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Rabu Senam Sehat yang dilakukan secara rutin oleh Baporseni.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan diikuti oleh semakin banyak pegawai.

“Kami berharap Gerakan Rabu Senam Sehat ini terus berjalan secara rutin. Selain menjaga kesehatan dan kebugaran, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, kekompakan, dan semangat kebersamaan seluruh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Lebak,”ungkapnya.

Gerakan Rabu Senam Sehat ditutup dengan suasana penuh keakraban. Kegiatan tersebut diharapkan mampu membentuk budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan energi positif dan produktivitas para pegawai dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Humas
#KitaMulaiCaraBaru#CaraBaruKemenag#BaporseniKemenagLebak#Gerakanrabusenamsehat

Omi Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026 Resmi Dibuka di Bayah, Diikuti 897 Peserta

0

Bayah (Kemenag Lebak) — Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026 resmi dibuka di MAN 2 Lebak, Kecamatan Bayah, Senin (7/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan prestasi akademik, riset, inovasi, serta karakter peserta didik madrasah di Kabupaten Lebak.

Pembukaan OMI dihadiri Kepala Kantor Kemenag Lebak, Badrusalam, beserta Ketua DWP Kemenag Lebak, Siti Rahayu Badrusalam; Kasubbag Tata Usaha Ajrum Firdaus, para Kepala Seksi, Pengawas Madrasah dan PAI, Kepala MAN/MTsN/MIN se-Kabupaten Lebak, Kaur TU MAN dan MTsN se-Kabupaten Lebak, Ketua KKM MI, MTs, dan MA, Admin OMI Kab. Lebak, perwakilan Helpdesk OMI Kab. Lebak, kepala madrasah, guru pendamping, serta para peserta olimpiade.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia yang juga Kepala MTsN 2 Lebak, Baekandi, menyampaikan bahwa Olimpiade Madrasah Indonesia merupakan ajang yang menggantikan Kompetisi Sains Madrasah (KSM).

“OMI merupakan pengganti KSM yang menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademik, kreativitas, riset, dan inovasi,” ujarnya.

Baekandi menjelaskan, cabang yang dilombakan dalam bidang sains meliputi jenjang MI/SD sederajat, MTs/SMP sederajat, dan MA/SMA sederajat.

Untuk jenjang MI/SD sederajat, bidang yang dilombakan adalah Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi, jenjang MTs/SMP sederajat meliputi Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan IPS Terintegrasi, dan jenjang MA/SMA sederajat meliputi Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi. 

Selain bidang sains, OMI juga menghadirkan Bidang Riset untuk jenjang MTs dan MA.

Omi Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026 di ikuti sebanyak 897 peserta dari 166 Lembaga. Rinciannya jenjang MI/SD sederajat sebanyak 151 peserta, terdiri dari 74 peserta Matematika dan 77 peserta IPAS. Jenjang MTs/SMP sederajat sebanyak 383 peserta, terdiri dari 130 peserta Matematika, 128 peserta IPA, dan 125 peserta IPS. Sementara jenjang MA/SMA sederajat sebanyak 345 peserta, terdiri dari 67 peserta Matematika, 63 peserta Biologi, 42 peserta Fisika, 43 peserta Kimia, 66 peserta Ekonomi, dan 64 peserta Geografi.

Secara keseluruhan, 897 peserta tersebut berasal dari 166 satuan pendidikan, dengan rincian 805 peserta dari 153 madrasah dan 74 peserta dari 13 sekolah umum. Untuk peserta bidang riset, jumlahnya belum dapat diketahui karena proses pendaftaran dan penilaian dilakukan oleh tingkat pusat.

Pelaksanaan lomba dipusatkan di Kecamatan Bayah dengan menggunakan dua titik lokasi, yaitu MAN 2 Lebak (2 ruang tes) dan MTsN 2 Lebak (2 ruang tes). Kegiatan inti berlangsung selama tiga hari dari tanggal 7 hingga 9 September 2026 (mengalami penyesuaian dari jadwal awal 7–8 September). Selanjutnya, para juara akan melangkah ke Tingkat Provinsi pada 05–06 Oktober 2026, hingga Tingkat Nasional pada 10–11 November 2026 di Medan, Sumatra Utara.

Mengusung tema ”Islam, Sains dan Ekoteologi : Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”, kegiatan ini mendapat sorotan khusus dari Kepala Kantor Kemenag Lebak, Badrusalam.

Dalam sambutannya sekaligus saat membuka acara secara resmi, Badrusalam mengungkapkan bahwa kehadiran di wilayah pesisir selatan Kabupaten Lebak ini memberikan makna ekologis yang mendalam.

“Bayah dengan kekayaan alam laut dan hutannya menjadi laboratorium hidup bagi penerapan ekoteologi—di mana sains dan iman bertemu dalam tanggung jawab memelihara ciptaan Tuhan,”ujar Badrusalam.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa OMI 2026 bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan misi strategis untuk mencapai lima tujuan utama pendidikan madrasah yaitu meningkatkan mutu akademik, mendorong budaya kompetisi, mengembangkan potensi riset, membentuk karakter, serta menumbuhkan talenta inovasi.

oplus_2

Di akhir sambutannya, Badrusalam berpesan kepada para peserta agar tidak hanya mengejar medali, tetapi juga meresapi pesan ekoteologi serta menjunjung tinggi sportivitas dan integritas. Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru, kepala madrasah, dewan juri, serta panitia atas terselenggaranya kegiatan ini dengan adil, transparan, dan objektif.

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Raih prestasi setinggi-tingginya dengan sportivitas dan keikhlasan. Jadilah kebanggaan Madrasah Kabupaten Lebak dan Indonesia.”pungkasnya.

Dengan resmi dibukanya OMI Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026, seluruh peserta dari berbagai madrasah dan sekolah di Kabupaten Lebak selanjutnya mengikuti rangkaian kompetisi dengan semangat untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nilai-nilai Islam, sains, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam setiap proses pembelajaran dan inovasi. Humas

Kantor Kemenag Lebak

0

Featurers Kantor

Contoh Pais

0

Features Pais dan berita

Contoh Bimas

0

Ferature Bimas Islam