Sunday, November 1, 2026
HomePengawas MadrasahPengawas Madrasah Kemenag Lebak Laksanakan Pendampingan Integrasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis...

Pengawas Madrasah Kemenag Lebak Laksanakan Pendampingan Integrasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta di Cipanas dan Lebak Gedong

Cipanas (Humas Kemenag Lebak) — Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Iyan Hayani, melaksanakan kegiatan pendampingan Implementasi Integrasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi madrasah di wilayah Kecamatan Cipanas dan Lebak Gedong, Rabu (21/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula MTs Daarul Ihya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah di wilayah Cipanas dan Lebak Gedong ini diikuti sebanyak 65 peserta, terdiri atas kepala madrasah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, serta perwakilan guru.

Dalam sambutannya, Pengawas Madrasah Kemenag Lebak wilayah binaan Cipanas dan Lebak Gedong, Iyan Hayani, menegaskan pentingnya pendampingan bagi madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta yang terintegrasi dengan Pembelajaran Mendalam.

Pendampingan kali ini berfokus pada penerapan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan intrakurikuler atau proses pembelajaran di kelas. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memahami dan menerapkan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai kemanusiaan, serta pengembangan potensi peserta didik secara utuh.

“Pendampingan perlu dilaksanakan secara kontinu dan terukur, sekaligus juga menjadi sarana untuk memonitoring sejauh mana KBC telah dilaksanakan oleh madrasah,”ujar Iyan Hayani.

Ia berharap, melalui pendampingan yang berkelanjutan, seluruh madrasah di wilayah binaannya dapat semakin optimal dalam mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, nilai-nilai cinta kepada Allah SWT, sesama manusia, ilmu pengetahuan, lingkungan, dan bangsa dapat tumbuh dalam kehidupan madrasah serta tercermin dalam sikap dan perilaku peserta didik.

Sementara itu, Kepala MTs Daarul Ihya Cipanas, Nunung Nurhaliah, menyambut baik pelaksanaan kegiatan pendampingan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, dan guru untuk memperdalam pemahaman sekaligus memperkuat praktik penerapan Kurikulum Berbasis Cinta yang terintegrasi dengan Pembelajaran Mendalam.

Ia berharap, pendampingan ini tidak hanya menambah wawasan para pendidik, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, serta evaluasi pembelajaran di madrasah.

Aula MTs Daarul Ihya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.

“Semoga melalui kegiatan ini, para guru semakin memahami bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran sehingga tercipta suasana belajar yang nyaman, menyenangkan, bermakna, dan mampu membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia,”harap Nunung Nurhaliah.

Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Diharapkan, melalui sinergi antara pengawas madrasah, kepala madrasah, dan tenaga pendidik, implementasi Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta di wilayah Cipanas dan Lebak Gedong dapat berjalan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan guna meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Lebak.

Humas

RELATED ARTICLES

Most Popular