Bayah (Humas Kemenag Lebak) — Dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah, Pengawas Madrasah Kabupaten Lebak, Ujang Enjoh Wiharja melaksanakan kegiatan Pendampingan Administrasi di MA Tanwirul Qutub Bayah, Kecamatan Bayah, pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan akreditasi madrasah tahun 2028 mendatang.
Pendampingan yang berlangsung di ruang guru MA Tanwirul Qutub tersebut disambut langsung oleh Kepala MA Tanwirul Qutub Bayah, Yulyanti beserta seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan. Kegiatan difokuskan pada penguatan tata kelola administrasi dan pemenuhan bukti fisik sesuai Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020 dari BAN-PDM.
Dalam arahannya, Ujang Enjoh Wiharja menegaskan bahwa akreditasi saat ini telah mengalami pergeseran paradigma. Jika dahulu berbasis kepatuhan administrasi, kini akreditasi lebih menekankan pada kinerja dan mutu yang berkelanjutan.
“Akreditasi adalah cerminan budaya mutu madrasah. Dokumen yang baik harus selaras dengan praktik baik yang terjadi di kelas dan di lingkungan madrasah. Oleh karena itu persiapan akreditasi 2028 di MA Tanwirul Qutub Bayah ini harus kita mulai dari sekarang, tidak bisa dilakukan secara instan,”ujar Ujang Enjoh Wiharja.
Ia menjelaskan, terdapat empat komponen inti yang menjadi fokus utama pendampingan. Pertama, Mutu Lulusan yang meliputi keterserapan lulusan dan prestasi. Kedua, Proses Pembelajaran yang menilai kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. Ketiga, Mutu Guru yang mencakup kompetensi pedagogik dan profesional. Keempat, Manajemen Madrasah yang menilai kepemimpinan, sarana prasarana, dan kemitraan.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan bedah dokumen secara langsung. Mulai dari Dokumen Kurikulum Operasional Madrasah (KOM), Rencana Kerja Tahunan Madrasah (RKTM), program supervisi, hingga portofolio kegiatan pembiasaan keagamaan dan ekstrakurikuler siswa. Suasana pendampingan berlangsung hangat, komunikatif dan penuh kekeluargaan, sebagaimana terlihat para guru antusias mencatat setiap masukan untuk perbaikan.
Kepala MA Tanwirul Qutub Bayah, Yulyanti menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh pengawas. Menurutnya, pendampingan ini sangat membantu madrasah yang berada di wilayah pesisir selatan Lebak ini untuk lebih terarah dalam menata administrasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pengawas yang telah meluangkan waktu mendampingi kami. Dengan bimbingan ini kami menjadi tahu bagian mana yang sudah lengkap dan mana yang harus kami benahi. Kami berkomitmen bersama dewan guru untuk menindaklanjuti semua arahan demi meraih akreditasi terbaik pada tahun 2028,”tutur Yulyanti.

Yulyanti menambahkan, MA Tanwirul Qutub Bayah terus berupaya meningkatkan kualitas meskipun dengan keterbatasan. Pihaknya optimis dengan kerja sama tim yang solid, madrasah mampu mewujudkan pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
Kegiatan diakhiri dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Setiap koordinator komponen akreditasi diberikan tanggung jawab dan target waktu penyelesaian dokumen. Pengawas Madrasah berharap, dengan pendampingan berkelanjutan dan komitmen seluruh warga madrasah, MA Tanwirul Qutub Bayah tidak hanya siap meraih nilai akreditasi unggul, tetapi juga benar-benar menjadi madrasah yang bermutu dan menjadi kebanggaan masyarakat Bayah.
Humas : Beni

