Sunday, November 1, 2026
HomeMadrasahKasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lebak Hadiri Bimtek Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Tingkat...

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lebak Hadiri Bimtek Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Tingkat RA dan MI

Cikulur (Humas Kemenag Lebak) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Slamet, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Tingkat Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kecamatan Cikulur dan Warunggunung Tahun 2026. (Sabtu, 17/10/2026). Kegiatan tersebut bertempat di MI Riyadul Muslimin, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak.

Kegiatan ini diikuti oleh Pengawas Madrasah Kemenag Lebak, Abudinasir, serta para kepala madrasah dan guru RA dan MI dari Kecamatan Cikulur dan Warunggunung. Bimtek ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi pendidik dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.

Dalam kesempatan tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lebak, Slamet, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya pendekatan kasih sayang dalam proses pendidikan di lingkungan madrasah.

“Kurikulum Berbasis Cinta merupakan langkah penting dalam membangun pendidikan madrasah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap sesama.

Ia berharap melalui kegiatan bimtek ini, para kepala madrasah dan guru dapat memahami serta menerapkan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, madrasah dapat menjadi lingkungan pendidikan yang ramah anak, menyenangkan, penuh kasih sayang, serta mampu menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.

“Pendidikan berbasis cinta harus tercermin dalam sikap dan perilaku pendidik, baik ketika mengajar, membimbing, maupun mendampingi peserta didik. Guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang humanis, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian sosial,”ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Madrasah Kemenag Lebak, Abudinasir, menekankan pentingnya peran kepala madrasah dan guru dalam menerjemahkan konsep Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam praktik pembelajaran yang nyata. Menurutnya, implementasi kurikulum ini membutuhkan komitmen bersama, keteladanan pendidik, serta pembiasaan nilai-nilai positif di lingkungan madrasah.

Abudinasir berharap kegiatan bimtek tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para peserta sehingga nilai-nilai cinta dapat diintegrasikan dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, dan pembentukan budaya madrasah yang positif.

Ia juga mendorong para pendidik untuk terus berinovasi dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi peserta didik, khususnya pada jenjang RA dan MI yang merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter anak.

MI Riyadul Muslimin, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak

Melalui kegiatan Bimtek Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta ini, diharapkan para kepala madrasah dan guru RA serta MI di Kecamatan Cikulur dan Warunggunung semakin siap mengimplementasikan pembelajaran yang mengedepankan nilai kasih sayang, penghargaan terhadap sesama, kepedulian, dan akhlak mulia.

Dengan demikian, madrasah diharapkan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki kecintaan terhadap Allah SWT, sesama manusia, serta lingkungan.


Humas : Beni

RELATED ARTICLES

Most Popular