Sunday, November 1, 2026
HomeModerasi BeragamaPerkuat Kerukunan Umat Beragama, Penyuluh Agama Katolik, Kristen, dan Buddha Kunjungi Paroki...

Perkuat Kerukunan Umat Beragama, Penyuluh Agama Katolik, Kristen, dan Buddha Kunjungi Paroki Rangkasbitung

Rangkasbitung (Humas Kemenag) – Penyuluh Agama Katolik, Kristen, dan Buddha melakukan kunjungan ke Paroki Santa Perawan Maria Tak Bernoda Rangkasbitung, Kamis (15/10/2026). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh RD. Yustinus Joned Saputra dan menjadi momentum untuk membangun komunikasi serta mempererat hubungan baik lintas umat beragama.

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Para penyuluh bersama tokoh agama berdialog mengenai kehidupan toleransi antarumat beragama di wilayah Rangkasbitung yang selama ini terjalin dengan baik.

Dalam dialog tersebut, turut dibahas kondisi dan dinamika kehidupan umat Katolik di wilayah Rangkasbitung. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperluas pemahaman para penyuluh terhadap kehidupan keagamaan masyarakat serta kebutuhan pembinaan di tengah keberagaman umat.

Suasana pertemuan yang bersahabat juga membuka ruang bagi para penyuluh untuk saling bertukar informasi dan pengalaman mengenai kehidupan umat beragama. Komunikasi yang terbangun diharapkan dapat menjadi modal penting dalam memperkuat hubungan harmonis serta sinergi dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, RD. Yustinus Joned Saputra menyampaikan pandangannya mengenai peran penyuluh agama dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

«“Penyuluh agama merupakan ujung tombak, bukan hanya dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan, tetapi juga dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak sangat penting untuk terus dibangun,” ujar RD. Yustinus.»

Menurutnya, keberadaan penyuluh agama memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi yang baik di tengah masyarakat. Selain memberikan pembinaan sesuai bidang keagamaan masing-masing, penyuluh juga dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat toleransi dan hubungan harmonis antarumat beragama.

Pesan tersebut menegaskan bahwa peran penyuluh agama tidak terbatas pada pembinaan kehidupan keagamaan, tetapi juga mencakup upaya membangun komunikasi, menumbuhkan sikap toleransi, serta memperkuat hubungan yang baik antarumat beragama.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Penyuluh Agama Katolik, Kristen, dan Buddha dengan tokoh agama serta berbagai elemen masyarakat. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang komunikasi yang terbuka dan konstruktif di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Dengan komunikasi dan kerja sama yang terus terpelihara, kerukunan umat beragama di Rangkasbitung diharapkan semakin kokoh, sehingga kehidupan masyarakat dapat berlangsung secara damai, harmonis, dan saling menghargai dalam keberagaman.

 


Humas :  Galuh Himawan Bisri

RELATED ARTICLES

Most Popular